Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
PUISI

KELUH RUMAH PALESTINA

521
×

KELUH RUMAH PALESTINA

Share this article
Example 468x60

Pintu kamar ini terkunci dari luar

dan kita terjebak di sudut ruangan.

Di tengah dunia yang katanya damai

Ada apa dengan rumah kita, Bu?.

 

Terlalu lama mereka bertamu

dan terlalu ramah kita menjamu,

Hingga akhirnya kita si pemilik tanah

justru mereka yang seakan tuan rumah.

 

Segelas kopi hangat yang dulu kita hidangkan

kini gelasnya mereka pecahkan

dan memaksa kita menelan pecahannya dengan kejam.

Di rumah sendiri, bergerak pun kita sulit

sebab kebebasan dimakan habis Bintang David.

 

Jika kata orang rumah tidak hanya berbentuk bangunan

tapi juga kasih sayang,

Bagi kami, jangankan kasih sayang

bangunannya pun sudah hilang

dimakan rudal dan nuklir terlarang.

 

“Tapi, ini bukan sekedar tentang rumah kan, Nak?”

Kata ibu.

Rupanya, Ibu pun sudah lama mengerti

bahwa rumah ini orang sebutnya Palestina

dan kamar kecil tempat kami terkunci bernama Gaza.

 

Bu, tolong tanyakan pada mereka

Siapa pemilik tanah yang dijanjikan ini sebenarnya?

Kita yang tuan rumah?

Atau mereka yang dulu datang hanya untuk menumpang?.

Jika mereka belum juga paham

Tolong bukakan buku sejarah

yang telah lama mereka kubur di tanah.

 

Di sini air sungai telah lama mengering, Bu!

berganti darah yang terus mengalir hingga ujung kota.

Buah-buahan yang dulu ibu tanam di halaman rumah

semua sudah mati hanya tersisakan buah Semangka.

Jika orang-orang bisa hidup dengan nyawa

Kita hanya bisa hidup dengan harapan

Sebab di sini nyawa tak ubahnya mainan.

Hamas kita memang kuat, Bu!

Tapi mereka tidak cukup kuat untuk melawan kenyataan

bahwa peperangan ini tidak akan pernah usai

Sampai Dajjal yang Zionis panggil datang.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *